Bukan bosen menulis, cuma kalo nggak mood rasanya nggak pengen publish. Gimana pun semua orang punya titik jenuh kan? Nah sekarang mood itu ada, karena banyak yang ingin diceritakan.
Well, sebenernya gue mau rajin posting soal di Malaysia. Laporan lengkap dengan foto-foto. Tapi saat semangat itu ada, HP gue yang jadi satu-satunya alat dokumentasi di sini malah hilang pas jalan-jalan ke KLCC, Twin Tower. Ya sudah. Anggap saja untuk amal sosial, semoga HP saya bisa menjadi berkah untuk anda ya!
Di sini gue lagi jalanin Foundation in Arts, Sunway College University. Bukan, bukan mau jadi seniman. Selalu dipikir mau jadi seniman atau pelukis padahal nggak bertampang. Arts di Malaysia itu sama kayak Sosial di Indonesia. Ya kayak kelas IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) lah.. Tahun depan mau ambil Psikologi, doakan saya ya:)
Pertama kali sampe di sini gue SUPER HOMESICK. Tapi cukup semalam saja, setelah itu baik-baik aja. Jujur, salah satu faktor pentingnya itu ada temen dari Indonesia. Rasanya ngebantuuuu banget ada yang diajak ngomong bahasa ibu. Here they are:)

Em fotonya agak berlebihan memang, tapi yang gue pengen bilang adalah gue merasa ada temen senasib gitu hehe. Hope we can pass our years here together, Sastya-Hasna-Shinta:) semoga kita bisa ceria dan 'lepas' selama di sini seperti foto di atas. SUKSES BUAT KITA! YIHAAAA!
*pasti kalian seneng banget muncul di blog gue:) be proud! HAHEHAHE
Soal temen-temen di kelas, mayoritas orang Malaysia. Kalo denger mereka ngomong bahasa Malay kayak nonton Upin dan Ipin deh haha. Tapi bener deh, mereka semua baiiiiiik! Percayalah, Inggris mereka juga oke oke loh! Inggris gue kadang masih belibet :( jadi kadang nggak bisa ngungkapin apa yang mau diomongin dengan pol. Kalo kepepet, keluar deh Bahasa Indonesia nya. Yaaa mirip-mirip lah sama Bahasa Malay. Ada beda beberapa kata, makanya kita suka banget tukeran vocab.
Gue udah pernah nyoba sih buat ngomong pake logat Malay, tapi parah banget. Jadinya Bahasa Jawa.. Duka sekali. Darah memang tidak bisa ditipu. Sekalipun hanya setengah darah.
Ah ini bagian yang paling penting. Rasanya gue mulai bisa menikmati hidup di sini. Really, I mean it. Pas SMA itu hidupnya penuh, sibuk, dan sangat untuk sekolah. Bangun jam setengah 5 pagi setiap hari, sekolah dan baru sampai rumah jam 4-5, istirahat sebentar dan belajar plus bikin tugas sampe jam 12an. Lalu, bangun jam setengah 5 pagi. Lagi.
Menjelang UAN rasanya semua diperas habis-habisan. Waktu, tenaga, air mata. Kok nggak enak semua ya? Haha. Belum cukup. Pikiran dan kerjaan terbelah ke mana-mana kecuali memikirkan kesenangan pribadi. Oke ini berlebihan, tapi seinget gue emang secapek itu. Paling gede porsinya buat mikirin nilai dan ujian, diikuti karya tulis dan kuliah. Itu yang PASTI semua anak alamin. Belum ditambah plus-minus dari sana-sini, huuuu SUPER SEKALI KAMU, SEKOLAH SANTA URSULA!:D
Haha, tapi setelah semuanya lewat, rasanya bangga bisa sampai di sini juga dengan semua yang nggak enak itu. Di sini emang nggak sesantai itu, tapi gue sangat punya waktu untuk diri sendiri. Kayak ikut klub, beresin kamar dan beberapa hal kewanitaan, uehe. Mungkin gue dikasih waktu sama Tuhan sebentar untuk 'istirahat dan ambil napas'. Tetep aja gue musti FIGHT!
Pokoke saya berharap bisa SUKSES! Juga kamu-kamu yang membaca. Let's do our best for our own future! And this three quotes-best-ever really depict what I want to say and do boost our spirit:
Go confidently in the direction of your dreams. Live the life you have imagined.
Henry David Thoreau
The future belongs to those who believe their beauty of their dreams.
Eleanor Roosevelt
We are what we believe we are.
C. S. Lewis
*Korona Sulin, I take them from your blog. I'm touched to know you save this amazing words, our chat, OUR DREAMS. Mari kita wujudkan! Eh, kamu sudah ya untuk beberapa hal hehehe
be blessed all!
No comments:
Post a Comment